Kamis, 21 Maret 2013

MAKALAH SEJARAH HUBUNGAN FILSAFAT ISLAM DENGAN FILSAFAT YUNANI



KATA PENGANTAR


Assalamu’alaikum Wr. Wb

Segala puji bagi Allah SWT Tuhan semesta alam. Yang senantiasa dan tak henti-hentinya menghujankan Rohmat dan inayahNya pada kita semua, sehingga kita semua senantiasa dalam keadaan iman dan islam.
Sholawat dan salam semoga tetap terhaturkan pada junjungan kita Nabi agung, rajanya para nabi, mutiara rahmat serta penebar benih kesucian cinta yaitu nabi Muhammad SAW beserta sahabat, keluarga, tabi’in dan semua pngikut-pengikut yang beriman kepadanya.
Syukur Alhamdulillah penulis telah menyelesikan penulisan makalah yang berjudul “ MAKALAH PERANAN ALIRAN FILSAFAT ISLAM DENGAN FILSAFAT YUNANI“ ini sebagai pemenuhan tugas mata kuliah Filsafat meskipun  dengan berbagai kekurangan. Penulis mengucapkan banyak terimakasih pada beberapa pihak baik pada dosen mata kuliah ini, pada semua teman yang membantu penulis menyeleseikan tugas ini baik secara dukungan moral, tuntunan dan terkhusus yang berupa do’a. mudah-mudahan amal baik mereka semua diterima di sisi Allah SWT sebagai amalan dan syafa’at besok di hari akhir.
Tentu dalam penulisan makalah ini jauh dari kesempurnaan, maka dari itu Saran, ide, masukan serta teguran dari semua pihak baik yang membaca, mengkaji atau mempelajari makalah ini sangat kami harapkan.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.


                                                                                      Kapuas,                 2012

                                                                                                   Penyusun



DAFTAR ISI
Sampul dalam …………………………………………………………………        I
Kata Pengantar……………………………………………………………...…        II
Daftar Isi………………………………………………………………………         III
BAB I PEMBAHASAN………………………………………………………        4
FILSAFAT ISLAM DUNIA BARAT….…………………………..………           ..          4
1.      Pengertian Filsafat……………………………………………….……         4
2.      Klasifikasi Filsafat……………………………….…………………...          4
3.      Munculnya Filsafat…………………………………………….…..…          5
4.      Filsafat Barat……………………………………………….….…..…          6
5.      Subdisiplin Filsafat Barat……………………………………………           7
6.      Pengaruh Filsafat Islam terhadap pelajar di Dunia Barat……………           8

DAFTAR PUSTAKA                                                                                                            10













BAB I
PEMBAHASAN

1.     Pengertian Filsafat
Kata falsafah atau filsafat dalam bahasa Indonesia merupakan kata serapan dari bahasa Arab فلسة, yang juga diambil dari bahasa Yunani; philosophia. Dalam bahasa ini, kata ini merupakan kata majemuk dan berasal dari kata-kata (philia = persahabatan, cinta dsb.) dan (sophia = “kebijaksanaan”). Sehingga arti harafiahnya adalah seorang “pencinta kebijaksanaan” atau “ilmu”. Kata filosofi yang dipungut dari bahasa Belanda juga dikenal di Indonesia. Bentuk terakhir ini lebih mirip dengan aslinya. Dalam bahasa Indonesia seseorang yang mendalami bidang falsafah disebut “filsuf”.
Definisi kata filsafat bisa dikatakan merupakan sebuah problema falsafi pula. Tetapi paling tidak bisa dikatakan bahwa “falsafah” itu kira-kira merupakan studi daripada arti dan berlakunya kepercayaan manusia pada sisi yang paling dasar dan universal. Studi ini didalami tidak dengan melakukan eksperimen-eksperimen dan percobaan-percobaan, tetapi dengan mengutarakan problem secara persis, mencari solusi untuk ini, memberikan argumentasi dan alasan yang tepat untuk solusi tertentu dan akhirnya dari proses-proses sebelumnya ini dimasukkan ke dalam sebuah dialektik. Dialektik ini secara singkat bisa dikatakan merupakan sebuah bentuk daripada dialog.
Logika merupakan sebuah ilmu yang sama-sama dipelajari dalam matematika dan filsafat. Hal ini membuat filasafat sebuah ilmu yang pada sisi-sisi tertentu bisa dikatakan banyak menunjukkan segi eksakta, tidak seperti yang diduga banyak orang.

2.     Klasifikasi filsafat
Di seluruh dunia, banyak orang yang menanyakan pertanyaan yang sama dan membangun tradisi filsafat, menanggapi dan meneruskan banyak karya-karya sesama mereka. Oleh karena itu filsafat biasa diklasifikasikan menurut daerah geografis dan budaya. Pada dewasa ini filsafat biasa dibagi menjadi: “Filsafat Barat”, “Filsafat Timur”, dan “Filsafat Timur Tengah”.
‘‘‘Filsafat Barat’’’ adalah ilmu yang biasa dipelajari secara akademis di universitas-universitas di Eropa dan daerah-daerah jajahan mereka. Filsafat ini berkembang dari tradisi falsafi orang Yunani kuno.
Plato, Aristoteles, Thomas Aquinas, Réne Descartes, Immanuel Kant, Georg Hegel, Arthur Schopenhauer, Karl Heinrich Marx, Friedrich Nietzsche, dan Jean-Paul Sartre.
‘‘‘Filsafat Timur’’’ adalah tradisi falsafi yang terutama berkembang di Asia, khususnya di India, Tiongkok dan daerah-daerah lain yang pernah dipengaruhi budayanya. Sebuah ciri khas Filsafat Timur ialah dekatnya hubungan filsafat dengan agama. Meskipun hal ini kurang lebih juga bisa dikatakan untuk Filsafat Barat, terutama di Abad Pertengahan, tetapi di Dunia Barat filsafat ’an sich’ masih lebih menonjol daripada agama. Nama-nama beberapa filsuf: Siddharta Gautama/Buddha, Bodhidharma, Lao Tse, Kong Hu Cu, Zhuang Zi dan juga Mao Zedong.
‘‘‘Filsafat Timur Tengah’’’ ini sebenarnya mengambil tempat yang istimewa. Sebab dilihat dari sejarah, para filsuf dari tradisi ini sebenarnya bisa dikatakan juga merupakan ahli waris tradisi Filsafat Barat. Sebab para filsuf Timur Tengah yang pertama-tama adalah orang-orang Arab atau orang-orang Islam (dan juga beberapa orang Yahudi!), yang menaklukkan daerah-daerah di sekitar Laut Tengah dan menjumpai kebudayaan Yunani dengan tradisi falsafi mereka. Lalu mereka menterjemahkan dan memberikan komentar terhadap karya-karya Yunani. Bahkan ketika Eropa setalah runtuhnya Kekaisaran Romawi masuk ke Abad Pertengahan dan melupakan karya-karya klasik Yunani, para filsuf Timur Tengah ini mempelajari karya-karya yang sama dan bahkan terjemahan mereka dipelajari lagi oleh orang-orang Eropa. Nama-nama beberapa filsuf Timur Tengah: Avicenna(Ibnu Sina), Ibnu Tufail, dan Averroes.

3.     Munculnya Filsafat
Filsafat, terutama Filsafat Barat muncul di Yunani semenjak kira-kira abad ke 7 S.M.. Filsafat muncul ketika orang-orang mulai berpikir-pikir dan berdiskusi akan keadaan alam, dunia, dan lingkungan di sekitar mereka dan tidak menggantungkan diri kepada agama lagi untuk mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini.
Banyak yang bertanya-tanya mengapa filsafat muncul di Yunani dan tidak di daerah yang beradab lain kala itu seperti Babilonia, Yudea (Israel) atau Mesir. Jawabannya sederhana: di Yunani, tidak seperti di daerah lain-lainnya tidak ada kasta pendeta sehingga secara intelektual orang lebih bebas.
Orang Yunani pertama yang bisa diberi gelar filsuf ialah Thales dari Mileta, sekarang di pesisir barat Turki. Tetapi filsuf-filsuf Yunani yang terbesar tentu saja ialah: Sokrates, Plato dan Aristoteles. Sokrates adalah guru Plato sedangkan Aristoteles adalah murid Plato. Bahkan ada yang berpendapat bahwa sejarah filsafat tidak lain hanyalah “Komentar-komentar karya Plato belaka”. Hal ini menunjukkan pengaruh Plato yang sangat besar pada sejarah filsafat.
Sejarah Filsafat Barat bisa dibagi menurut pembagian berikut: Filsafat Klasik, Abad Pertengahan, Modern dan Kontemporer.
·         Klasik
“Pra Sokrates”: Thales – Anaximander – Anaximenes – Pythagoras – Xenophanes – Parmenides – Zeno – Herakleitos – Empedocles – Democritus – Anaxagoras “Zaman Keemasan”: Sokrates – Plato – Aristoteles
Abad Pertengahan “Skolastik”: Thomas Aquino
·         Moderen
Rene Descartes – Baruch de Spinoza- Blaise Pascal – Leibniz – Thomas Hobbes – John Locke – Georg Hegel – Immanuel Kant – Søren Kierkegaard – Karl Marx- Friedrich Nietzsche – Schopenhauer – Edmund Husserl
·         Kontemporer
Michel Foucault – Martin Heidegger – Karl Popper -Bertrand Russell – Jean-Paul Sartre – Albert Camus – Jurgen Haber

4.     Filsafat Barat
Filsafat Barat adalah sebutan yang digunakan untuk pemikiran-pemikiran filsafat dalam dunia Barat atau Occidental. Pada umumnya filsafat terdiri dari dua garis besar, yaitu Filsafat Barat dan Filsafat Timur. Filsafat Barat berbeda dengan Filsafat Timur atau Oriental. Permulaan dari sebutan Filsafat Barat ini dari keinginan untuk mengarah kepada pemikiran atau falsafah peradaban Barat. Masa awalnya dimulai dengan filsafat Yunani di Yunani Kuno.[1] Pada masa ini sebagian besar Bumi sudah dicakup, termasuk Amerika Utara dan Australia.[1] Penentuan wilayah yang menjadi bagian dalam menentukan aliran mana sebuah pemikiran atau falsafah itu lahir menimbulkan perdebatan. Perdebatan terjadi untuk menentukan wilayah seperti Afrika Utara, sebagian besar Timur Tengah, Rusia, dan lainnya.
Kata filsafat dalam bahasa Indonesia, filosofi dalam bahasa Inggris, berasal dari bahasa Yunani kuno, yaitu: philosophia (φιλοσοφία), yang secara literal bermakna, "kecintaan kepada perkataan" (philein = "mencintai" + sophia = kata mutiara, dalam arti pengetahuan).[1] Dalam arti kontemporer, Filosofi Barat merujuk pada dua tradisi utama filsafat kontemporer: filsafat analitik dan filsafat kontinental.

5.     Subdisiplin Filsafat Barat
Pada umumnya, filsuf-filsuf Barat dibagi ke dalam beberapa cabang pokok. Pembagian itu di dasarkan pada jenis pertanyaan yang diajukan oleh orang-orang yang bekerja di lapangan. Cabang yang paling banyak berpengaruh pada masa dunia kuno adalah Stoic, yaitu menahan hawa nafsu. Stoic dibagi ke dalam beberapa bagian filsafat, seperti Logika, Etika, Ilmu pengetahuan, dan Fisika. Fisika merupakan konsep study tentang gejala-gejela alam di dalam dunia ini, dan termasuk ilmu pengetahuan alam dan metafisika. Filsafat kontemporal secara umum dapat dibagi ke dalam metafisika, epistimologi, etika, axiology, dan estetis. Logika terkadang juga dijadikan sebagai bagian di dalam filsafat, terkadang juga hanya sebagai metode yang digunakan untuk seluruh cabang-canbang filsafat.
Sub disiplin filsafat terdapat di dalam cabang-cabang yang luas tersebut. pada level yang terluas, terdapat filsafat Analitik dan filsafat Kontinental. Filsafat Analitik lebih sederhana dibandingkan denga filsafat Kontinental.
Sub disiplin ini terkadang menjadi topik yang hangat dan dapat menempati temapat yang banyak dalam tulisan-tulisan. Hal ini disebabkan oleh orang-orang yang beranggapan bahwa sub disiplin ini sebagai cabang-cabang utama.

6.     Pengaruh Filsafat Islam terhadap Kaum Terpelajar di Dunia Barat
Hadirnya Islam di dunia barat membawa pengaruh besar dalam peradaban masyarakat. Pengaruh Islam tersebut antara lain:
1)      Dalam bidang ilmu filsafat dan matematika:
·         Abolard bath seorang tokoh berpendidikan islam. Dia menjadi ahli dalam bidang matematika dan filsafat yang cukup termasyhur di Inggris. Gagasan-gagasan yang berdasarkan ajaran islam banyak diikuti orang
·         Gerard Cremona dari Itali menyalin buku-buku dari bahasa arab ke dalam bahsa latin tentang ilmu filsafat, matematika dan ilmu kedokteran sebanyak 80 buku.

2)      Dalam ilmu kedokteran
Ibnu Rusydi dikenal di negara barat dengan sebutan Averros (wafat tahun 1198 M). Ia dikenal sebagai seorang filososf besar yang telah membangun dunia Eropa dengan pikiran-pikiran Islam dan mengantarkan dunia Barat ke pintu gerbang Renaissance (masa kebangkitan kembali). Buku karangannya berjudul kulliyat fit Thiib (aturan hukum kedokteran) terdiri atas 16 jilid. pada tahun 1225 M buku tersebut kemudian disalin lagi kedalam bahasa Inggris dengan judul general rules of Medicine. Buku hasil karya Ibnu Rusydi tersebut dicetak berulang kali dan disebarluaskan di Benua Eropa. Buku tersebut mendasari pikiran kaum terpelajar di barat.
Tokoh ilmu kedokteran yang lain misalnya Ibnu Khatib. Ibnu Khatib seorang dokter kenamaan di Granada. Buku karangannya memuat tentang penyakit menular dan bahaya epidemi. Dokter ini juga memberi penerangan tentang proses penularan penyakit secara ilmiah. Kepandaiannya di bidang kedokteran pun tak dapat ditandingi oleh masyarakat Eropa saat itu. Di antara buku-buku tentang penyakit menular, buku karangan Ibnu Khatiblah yang paling terkenal.

3)      Dalam bidang ilmu-ilmu lain
Perkembangan bidang ilmu lain pun tak luput dari pengaruh Islam. Berikut ini bberapa tokoh islam yang cukup berjasa bagi perkembangan ilmu pengetahuan.
·         Ibnu Khaldun wafat tahun 1406 M. ia seorang ahli sosiologi, filsafat, dan kimia. Judul bukunya Muqaddimah.
·         Zakaria Al Qazwini wafat tahun 1283 M. Dia menyusun sebuah encyclopedia.
·         Al Khazini wafat tahun 1200 M. Ia menyusun sebuah buku tentang Meteorologi.

Ilmu pengetahuan islam di Eropa pada mulanya berkembang di perguruan Tinggi Toledo, Cordova, dan Andalusia. Ilmu-ilmu tersebut kemudian berkembang meluas ke negara-negara barat lainnya lewat kaum terpelajar barat. berkembangnya ilmu pengetahuan islam di barat, selanjutnya terjadi melalui penerjemahan buku-buku karangan orang islam yang antara lain dilakukan oleh:
·         Ibnu Dawud, seorang muslim bangsa Yahudi yang dikenal dengan nama Alvendeath. Ia menyalin buku-buku berbahasa arab ke dalam bahasa latin yang berisi tentang ilmu astronomi dan astrologi.
·         Gerard Cremona, lahir di Cremona. Ia menyalin buku berbahasa arab ke dalam bahasa latin yang memuat tentang ilmu filsafat, matematika dan ilmu kedokteran sebanyak 80 buku. Para sarjana barat memberi julukan kepadanya sebagai "Bapak Arab di Eropa."

Selain melalui penerjemahan buku-buku karangan orang islam, perkembangan ilmu pengetahuan islma dibarat ditunjang pula dengan adanya pusat studi islam di pulau sicilia. Pulau sicilia berada dalam kekuasaan islam selama 130 tahun.
Kendatipun pada tahun 1091 M jatuh ke tangan orang Norman, namun pulau tersebut tetap menjadi pusat ilmu pengetahuan islam. Karena itu orang-orang Eropa berduyun-duyun mempelajari ilmu-ilmu islam di pulau Sicilia.





DAFTAR PUSTAKA

Sudarsono, Filsafat Islam, Jakarta: Rineka Cipta, 2004.
Robert Audi.1995. The Cambridge Dictionary Of Philosophy.Cambridge University Press:United Kingdom
 Simon Petrus L. Tjahjadi.2004.Petualangan Intelektual.Jogjakarta.Kanisius.
K. Bertens.1976.Ringkasan Sejarah Filsafat.Jogjakarta.Kanisius
K. Bertens.1988.Sejarah Filsafat Yunani.Jogjakarta.KANISIUS.
Milton D. Hunnex.1986.Chronological and Thematic Charts of Philosophies and Philosophers.USA.Grand Rapids.
Donald M. Borchert.1996. The Encyclopedia of Philosophy.USA.Simon & Schuster Macmillan.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar